Swiss dan RI Kerjasama Komoditas Kelapa Sawit

komoditas unggulan cpo

Ketua Parlemen Swiss , Alex Kuprecht melakukan kunjungan kerja ke indonesia pada hari senin , 1 november 2021 untuk melakukan pembahasan kerjasama bilateral. Maksud kedatangan mereka kesini untuk melakukan kesepakatan perdagangan komoditas kelapa sawit atau crude oil palm (CPO) antara indonesia dengan swiss. Dalam hal ini permintaan kebutuhan kelapa sawit akan mengalami peningkatan untuk pasar global.

Pada kunjungan kali ini , Alex Kuprecht menyampaikan bahwa komoditas unggulan yang dimiliki indonesia untuk di ekspor ke negara swiss yaitu Kelapa sawit atau CPO merupakan salah satu kebutuhan. ia menyebutkan bahwa komoditas tersebut merupakan salah satu yang masuk ke daftar barang kebutuhan dengan insentif bea masuk yang telah ada pada kebijkan Indonesia-EFTA CEPA , pada kebijakan tersebut menyebutkan beragam komoditas yang akan mendapatkan keringanan bea masuk.

Selanjutnya ia juga menambahkan bahwa diskusi tentang komoditas kelapa sawit atau crude oil palm (CPO) sangat intensif bagi kedua negara. Sebab penanaman lahan kelapa sawit selalu berseberangan dengan kebijakan isu lingkungan dan kelestarian alam yang harus di jaga. Selain itu juga pemerintah swiss pernah melakukan Referendum mengenai kelapa sawit yang ada di indonesia. Menurut mereka penggunaan kelapa sawit ini memiliki dampak terhadap lingkungan , oleh sebab itu perlunya penggantian energi terbarukan.

swiss

” Pembahasan kedua negara mengenai kebutuhan komoditas Kelapa sawit sangat intensif , Indonesia-EFTA CEPA telah melakukan kesepakatan yang telah disetujui bersama , untuk dapat melakukan ekspor kebutuhan ini harus memenuhi persyaratan standarisasi dalam melakukan ekspor kebutuhan kelapa sawit.” Ujar Alex Kuprecht. Untuk komoditas kelapa sawit sendiri mendapatkan keringanan bea masuk , pengurangan nya sebesar 20 hingga 40%. Selain itu juga volume kebutuhan dari CPO ini dilakukan pembatasan sebanyak 12.500 ton /tahun.

Selain itu juga siapun yang melakukan ekspor atau impor produk komoditas kelapa sawit harus dapat memastikan apakah minyak tersebut telah memenuhi kriteria standar lingkungan dan sosial. Beragam negara mulai melakukan go green untuk menggantikan energi yang merusak lingkungan dengan terbarukan. Terdapat peluang yang cukup besar bagi ekspor indonesia ke negara Swiss namun harus tetap memperhatikan standar regulasi yang ditetapkan. Indonesia merupakan mitra dagang Swiss terbesar ke 44 untuk pangsa ekspor komoditas unggulan.

Kamu bisa mempelajari tentang teknik industri atau bisa memilih berbagai jurusan yang sesuai dengan minat bakat di kampus terbaik semarang

Untuk informasi Mengenai dunia industri yang lainnya bisa di Cek di https://industri.blog.unisbank.ac.id/

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published.