BLK Komunitas di minta melibatkan asosiasi industri untuk penuhi pasar kerja

BLK Komunitas

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Dita Indah Sari mengungkapkan bahwa akan mendorong BLK Komunitas dalam mencetak tenaga kerja yang siap untuk masuk ke pasar kerja. Dalam hal ini tentunya di perlukan kesiapan dari berbagai pihak , seperti asosiasi industri , industri lokal , perusahaan untuk penempatan di luar negeri hingga proses perencanaan dalam pembangunan BLK ini , serta proses latihan dan pasca pelatihan.

Dalam hal ini Dita memberikan sebuah gambaran dengan adanya BLK Komunitas ini melakukan berbagai pelatihan di sektor pariwisata. pihaknya akan mengembangkan SDM pada sektor pariwisata , serta akan menjalin kerjasama dengan asosiasi industri maupun PMI.Dengan adanya kerjasama ini memiliki tujuan agar lulusan dari BLK Komunitas ini memiliki skill keterampilan yang professional , dan di harapkan sesuai dengan kebutuhan industri.

” kita harus menjalin kerjasama dan komunikasi pada sektor pariwisata , praktisi wisata , serta asosiasi pariwisata dalam hal ini bekerjasama dengan PHRI dan pemerintah daerah” , ujarnya pada hari Rabu (07/04/2021) pada saat acara Sosialisasi BLK Komunitas Bidang Wisata dan P3MI Wilayah Labuan Bajo di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT

selain menjalin kerjasama dengan sektor pariwisata , pihaknya juga menggandeng Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) , Dengan demikian pelatihan yang diadakan oleh BLK Komunitas tidak hanya memenuhi kebutuhan di dalam industri lokal saja , Namun juga memenuhi kebutuhan industri luar negeri.

Di dalam penyelenggarakan Pelatihan oleh BLK Komunitas terdapat 20 keterampilan di dalam sektor wisata yang harus di miliki pekerja untuk kebutuhan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dengan demikian dengan adanya ini di harapkan dalam menjalin kerjasama dengan PHRI & PMI , dapat menghasilkan pekerja sesuai dengan kebutuhan lokal dan luar negeri.

” Asalkan ada job kerjaan pada perusahaan luar negeri yang membutuhkan dan ada kriteria standar pekerja yang mereka butuhkan ” , ujarnya

Dalam melakukan berbagai pelatihan bidang pariwisata yang diadakan di BLK Komunitas yang terintegrasi dengan asosiasi industri lokal dan PMI memiliki banyak keuntungan , salah satu keuntungan nya adalah pekerja memiliki softkill yang mumpuni dan memiliki attitude yang di perlukan oleh perusahaan lokal maupun luar negeri.

” Jika pekerja memiliki attitude yang baik itu membentuk softskill mudah di bentuk , daripada memiliki softskill bagus , namun attitude nya kurang itu yang susah di bentuk ” , ujar Dita

keuntungan lain nya dengan adanya BLK Komunitas dapat menjalin kerja sama magang , sehingga peserta yang mengikuti pelatihan ini dapat merasakan langsung industri yang mereka akan jalani. Dalam menjalankan program pelatihan BLK Komunitas ini akan di lakukan secara mandiri , meskipun tidak mendapatkan bantuan anggaran pelatihan dari pemerintah.

Pakar Pekerja Migran Indonesia (PMI), Reyna Usman juga mengungkapkan bahwa dengan adanya BLK Komunitas ini tidak hanya akan membentuk secara fisik , namun akan meningkatkan skill kompetensi masyarakat

Untuk informasi Mengenai dunia industri yang lainnya bisa di Cek diĀ https://industri.blog.unisbank.ac.id/

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published.